Kamis, 10 Agustus 2017 - 10:58:37 WIB
Ketelusuran Pemasok CPO Cargill Mendekati 100%
Diposting oleh : Humas PTPN V
Kategori: Ekonomi & Bisnis - Dibaca: 467 kali

JAKARTA - Cargill belum lama ini meluncurkan Laporan Sustainable Palm Oil Progress Update 2017 (Juli), yang menjabarkan kemajuan yang stabil dalam memenuhi komitmen yang didefinisikan dalam Roadmap 2020 Cargilldantelah dirilis awal tahun ini.

Laporan baru ini menyoroti kemajuan,seperti,sepanjangkuartal I di tahun 2017 ketertelusuran 100% ke tingkat pabrik untuk produk sawit dan inti sawit yang dikirim ke pasar-pasar utama, termasuk Australia, Eropa dan Amerika Utara. Rata-rata ketertelusuran ke tingkat pabrik gabungan secara global adalah 93% (100% untuk inti sawit dan 92% untuk sawit), serta 33% ketertelusuran ke tingkat perkebunan (20% untuk inti sawit dan 35% untuk sawit).

 Lantas, pada kuartal pertama tahun 2017, sekitar 71% rantai pasokan perusahaan menerapkan program-program untuk mentransformasi dan mengesahkan rantai pasokan Cargill guna mematuhi kebijakan kelapa sawit berkelanjutan.

 Tidak itu saja, untuk pasokan ke Kolombia, yang merupakan pemasok urutan ketiga dalam hal volume untuk sumber minyak sawit Cargill, pihak perusahaan menjadikan negara ini sebagai negara prioritas untuk pengembangan kapasitas dan pelatihan mengenai kebijakan-kebijakan No Deforestation, Peat dan Exploitation (NDPE), serta isu-isu sosial dan lingkungan yang umum.

 “Pada bulan Mei, Cargill mengadakan lokakarya NDPE dengan para pemasok langsung utama Kolombia, yang sekaligus menandai kemajuan dalam mencapai tujuan perusahaan di tahun 2018, yaitu 100% pemasok langsung yang menerapkan atau berkomitmen untuk menerapkan kebijakan NDPE yang kredibel,” tulis pihak Cargill dalam keterangan resmi yang diterima InfoSAWIT.

 Sementara pemasok minyak sawit Cargill yang berasal dari Malaysia merupakan pemasok dari perusahaan-perusahaan kecil dan menengah tanpa kebijakan NDPE. Kendati demikian, lebih dari 65% pemasok ini telah berpartisipasi dalam lokakarya keberlanjutan, sementara 25% dari mereka telah mengambil bagian dalam penilaian pabrik.

 Pada kuartal pertama tahun 2017, Cargill melakukan enam kunjungan tindak lanjut ke pabrik-pabrik di Semenanjung Malaysia guna meninjau kemajuan rencana aksi mereka dari penilaian sebelumnya, serta berbagi studi kasus positif dari para pemasok lain yang telah berhasil menerapkan perubahan-perubahan yang diperlukan.

 Untukisu tenaga kerja dan hak asasi manusia dalam rantai pasokan kelapa sawit adalah kekhawatiran yang terus meningkat, dan pemantauannya lebih kompleks dibandingkan untuk isu lingkungan. Pada kuartal kedua tahun 2017, Cargill mengundang Verité, sebuah organisasi nirlaba terkemuka yang berfokus pada perbaikan kondisi kerja dan kinerja sosial dalam rantai pasokan global, untuk menilai PT Harapan Sawit Lestari, anak perusahaan Cargill di Kalimantan Barat, Indonesia. “Penilaian sukarela ini akan menginformasikan perbaikan secara berkesinambungan dalam hal tenaga kerja dan hak asasi manusia, kesehatan dan keselamatan kerja,” tandas pihak Cargill. (T2)

 

 

sumber : http://www.infosawit.com/news/6798/ketelusuran-pemasok-cpo-cargill-mendekati-100-




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Garuda Cyber Garuda Cyber Grab SEO Garuda Cyber Grab SEO Garuda Cyber Cyber4rt Garuda Cyber Cyber4rt Garuda Cyber Maharga Maharga Maztren Maztren